Jumat, 31 Mei 2013

Bahas Adipura, Ilham Rapat 10 Menit



Walikota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, menggelar rapat mendadak, dengan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di Ruang Pola, Balaikota, Kamis (30/05). Rapat yang membahas tentang Penilaian Adipura 2013 ini, berlangsung sangat singkat. Ilham hanya berbicara sekitar 10 menit, dihadapan para kepala SKPD.

“Jadi, saya tidak perlu berlama-lama duduk di sini. Saya hanya meminta kepada saudara sekalian, untuk bekerja dan melakukan yang terbaik untuk Makassar. Mengingat saat ini, kita kembali dinilai oleh Kementerian Lingkungan Hidup terkait Adipura 2013. Setelah kembali ke instansi masing-masing, saya berharap, semua program kebersihan kita bisa dimaksimalkan. Jangan memikirkan apakah kita akan mendapat piala atau tidak, yang terpenting, mari kita kerahkan semua potensi demi kebersihan Kota ini”, ujar Ilham saat membuka rapat.

Ilham menambahkan, pertemuan seperti ini sudah sering dilakukan, tetapi hasilnya masih kurang maksimal. Atas dasar itu, Ilham akhirnya membatasi waktu pertemuan ini. Sebagai orang nomor satu di Makassar, Ilham ingin seluruh jajarannya lebih banyak bekerja di lapanngan. “Besok pagi, semua harus membersihkan di luar ruangan. Baik di sekitar perkantoran, ruang-ruang public, dan terutama saluran-saluran air. Bapak-ibu pasti sudah paham, apa yang harus dilakukan. Sayapun akan turun langsung untuk memantau, siapa yang tidak mengurus sampah”, tegas Ilham.

Walikota dua periode ini juga berharap, masalah kebersihan di Kota Makassar, bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah. Melainkan, tanggung jawab semua pihak, termasuk seluruh masyarakat Kota Makassar. Mewujudkan Makassar bersih, harus dimulai dengan langkah kecil. Seperti semboyan yang terus digaungkan Wakil Walikota Makassar, Supomo Guntur, yakni “jika tidak bias membersihkan, minimal jangan mengotori”.

Selama kepemimpinan Ilham, sebagai Walikota, memang baru satu kali mempersembahkan Piagam Adipura, kepada warga Makassar. Penghargaan tertinggi dibidang kebersihan, dan pengelolaan lingkungan perkotaan ini, terakhir diraih Makassar pada tahun 1996, dimasa pemerintahan Walikota, Malik B. Masri. Tugu Piala Adipura, yang kini masih menjadi impian Makassar, masih berdiri kokoh di pertigaan jalan Perintis Kemerdekaan – jalan Abdullah Dg Sirua - jalan Urip Sumoharjo.

Kementerian Lingkungan Hidup RI, dijadwalkan akan kembali merilis daftar peringkat kota-kota terbersih, di Hari Lingkungan Hidup Dunia, yang setiap tahun diperingati pada tanggal 5 Juni. (df-multisumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar