Walikota
Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, menggelar rapat mendadak, dengan seluruh
Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di Ruang Pola, Balaikota, Kamis
(30/05). Rapat yang membahas tentang Penilaian Adipura 2013 ini, berlangsung
sangat singkat. Ilham hanya berbicara sekitar 10 menit, dihadapan para kepala
SKPD.
“Jadi, saya tidak perlu berlama-lama
duduk di sini. Saya hanya meminta kepada saudara sekalian, untuk bekerja dan
melakukan yang terbaik untuk Makassar. Mengingat saat ini, kita kembali dinilai
oleh Kementerian Lingkungan Hidup terkait Adipura 2013. Setelah kembali ke
instansi masing-masing, saya berharap, semua program kebersihan kita bisa dimaksimalkan.
Jangan memikirkan apakah kita akan mendapat piala atau tidak, yang terpenting,
mari kita kerahkan semua potensi demi kebersihan Kota ini”, ujar Ilham saat membuka rapat.
Ilham
menambahkan, pertemuan seperti ini sudah sering dilakukan, tetapi hasilnya
masih kurang maksimal. Atas dasar itu, Ilham akhirnya membatasi waktu pertemuan
ini. Sebagai orang nomor satu di Makassar, Ilham ingin seluruh jajarannya lebih
banyak bekerja di lapanngan. “Besok pagi,
semua harus membersihkan di luar ruangan. Baik di sekitar perkantoran,
ruang-ruang public, dan terutama saluran-saluran air. Bapak-ibu pasti sudah
paham, apa yang harus dilakukan. Sayapun akan turun langsung untuk memantau,
siapa yang tidak mengurus sampah”, tegas Ilham.
Walikota
dua periode ini juga berharap, masalah kebersihan di Kota Makassar, bukan hanya
menjadi tanggung jawab Pemerintah. Melainkan, tanggung jawab semua pihak,
termasuk seluruh masyarakat Kota Makassar. Mewujudkan Makassar bersih, harus
dimulai dengan langkah kecil. Seperti semboyan yang terus digaungkan Wakil
Walikota Makassar, Supomo Guntur, yakni “jika tidak bias membersihkan, minimal
jangan mengotori”.
Selama
kepemimpinan Ilham, sebagai Walikota, memang baru satu kali mempersembahkan Piagam
Adipura, kepada warga Makassar. Penghargaan tertinggi dibidang kebersihan, dan
pengelolaan lingkungan perkotaan ini, terakhir diraih Makassar pada tahun 1996,
dimasa pemerintahan Walikota, Malik B. Masri. Tugu Piala Adipura, yang kini
masih menjadi impian Makassar, masih berdiri kokoh di pertigaan jalan Perintis
Kemerdekaan – jalan Abdullah Dg Sirua - jalan Urip Sumoharjo.
Kementerian Lingkungan Hidup RI, dijadwalkan akan kembali merilis daftar peringkat kota-kota terbersih, di Hari Lingkungan Hidup Dunia, yang setiap tahun diperingati pada tanggal 5 Juni. (df-multisumber)